Posted in: Info

10 kementerian dengan anggaran terbesar diminta efektif membelanjakan bujetnya

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN. CO. ID kepala JAKARTA . Pemerintah beberapa hari lalu telah mengumumkan arah kecendekiaan APBN tahun 2021. Pemerintah membicarakan, belanja kementerian/lembaga diarahkan untuk menanggung upaya pemulihan sosial-ekonomi dan pengukuhan reformasi.

Anggota Komisi XI DPR Anis Byarwati mengingatkan 10 kementerian/lembaga dengan pagu anggaran terbesar biar membelanjakan anggaran lebih efisien namun tetap produktif. Selain itu kudu fokus pada program prioritas, pasti berorientasi pada hasil, dan tetap antisipatif terhadap ketidakpastian.

Anis membicarakan, 10 kementerian/lembaga tersebut harus betul-betul menyiapkan roadmap (peta jalan). Sebab, roadmap yang jelas dan terukur menjadi salah satu kunci keberhasilan setiap program.

Berkaca pada kejadian pandemi covid-19 yang tidak terduga, Anis meminta kementrian/lembaga untuk memperkuat anggaran sebagai bentuk langkah antisipasi dan mitigasi akibat dampak yang timbul dari kejadian yang tidak diperkirakan terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Ada multiplier effect, negeri genjot proyek infrastruktur di sedang Covid-19

Hal ini supaya setiap kementrian/lembaga sudah siap menghadapi dampak risiko perekonomian yang ditimbulkan dari sebuah perkara seperti adanya krisis global, bencana alam atau wabah, agar lebih lekas penanganannya dan sebagai antisipasi pengaruh turunannya.

“Rencana belanja harus disusun dengan baik. Setiap kementerian harus menjaga integritas dan akuntabilitasnya. Lestari mengedepankan amanah dan istiqomah dan memperjuangkan kepentingan rakyat, ” cakap Anis kepada Kontan. co. id, Senin (17/8).

Politisi PKS tersebut menekankan agar setiap kementerian/lembaga melayani integritas dan akuntabilitas setiap anggaran yang digunakan. Mengutip data World Economic Forum (WEF), permasalahan sari di Indonesia adalah korupsi & ketidakpastian hukum yang melingkupinya.

“Riset WEF menunjukkan terdapat 16 ciri yang menjadi penghalang iklim investasi di Indonesia, dan korupsi menjelma kendala utama. Indonesia saat tersebut berada di urutan ke-85 sejak 180 negara di Indeks Apresiasi Korupsi Perception Index 2019 dengan dirilis Transparency International. Ini benar-benar harus diperhatikan, ” terang Anis.

Sebagai informasi, terdapat 10 kementerian/lembaga dengan pagu anggaran terbesar di RAPBN 2021. Antara lain, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Anak buah (PUPR) dengan pagu anggaran Rp 149, 8 triliun. Kementerian Pertahanan dengan pagu anggaran Rp 137 triliun, Polri dengan pagu anggaran Rp 112 triliun, Kementerian Sosial dengan pagu anggaran Rp 92, 8 triliun.

Kementerian Kesehatan secara pagu anggaran Rp 84, 3 triliun, Kementerian Pendidikan dan Kultur dengan pagu anggaran Rp 81, 5 triliun. Selanjutnya, Kementerian Keyakinan dengan pagu anggaran 67 triliun, Kementerian Perhubungan dengan pagu taksiran Rp 45, 7 triliun, Kementerian Keuangan dengan pagu anggaran Rp 43, 3 triliun serta Kementerian Pertanian dengan pagu anggaran Rp 21, 8 triliun.

Baca Juga: Hajat pembiayaan utang pemerintah pada RAPBN 2021 sebesar Rp 1. 142 triliun

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas menghiraukan Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong15deng –>
ANGGARAN

gong15deng –>