Posted in: Info

AS blokir visa puluhan mahasiswa dan peneliti pascasarjana Tiongkok, ini alasannya

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN. CO. ID –  WASHINGTON/BEIJING . Hubungan Amerika Serikat secara China masih memanas. Seorang penjabat kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, pada Rabu (9/9/2020) menyatakan, AS telah memblokir visa untuk mahasiswa dan peneliti pascasarjana China tertentu untuk mencegah mereka mencuri penelitian sensitif.

Melansir Reuters, Chad Wolf kembali menegaskan tuduhan AS atas praktik bisnis yang tidak adil dan spionase industri oleh China, termasuk upaya untuk menggasak penelitian virus corona, dan menuduh sekelompok orang menyalahgunakan visa pelajar untuk mengeksploitasi akademisi Amerika.

“Kami memblokir visa untuk mahasiswa serta peneliti pascasarjana China tertentu yang terkait dengan strategi fusi militer China untuk mencegah mereka mencuri dan sebaliknya melakukan penelitian terbuka, ” katanya dalam pidatonya di Washington seperti dikutip Reuters.

Wolf juga mengatakan, “Amerika Serikat serupa mencegah barang-barang yang diproduksi lantaran tenaga kerja yang diperbudak mendatangi pasar AS. Kami menuntut agar China menghormati martabat yang melekat pada setiap manusia. ” 

Baca Juga: China sebut AS adalah pengantara militerisasi di Laut China Daksina

Pernyataannya itu merujuk pada dugaan pelanggaran kepada kaum Muslim di wilayah Xinjiang China.

Sayang, Wolf tidak menyampaikan informasi detailnya.

Pejabat Bea Tol dan Perlindungan Perbatasan AS sudah menyiapkan perintah untuk memblokir impor kapas dan produk tomat dibanding Xinjiang atas tuduhan kerja menekan, meskipun pengumuman resmi telah ditunda.

Baca Juga: China: AS lakukan intervensi dalam sengketa wilayah di Laut China Selatan

Hubungan Sino-AS telah tenggelam ke posisi terendah dalam sejarah dalam mana dua ekonomi terbesar dunia itu mengalami bentrokan atas sejumlah masalah, mulai dari perdagangan serta hak asasi manusia hingga Hong Kong dan virus corona.


–> Video Pilihan gong9deng –>
AS-CHINA

gong9deng –>