Posted in: Info

Diguyur stimulus, permintaan asuransi properti diproyeksi ikut terkerek

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Pemerintah terus mengeluarkan bermacam-macam stimulus untuk mendorong bisnis properti. Di sisi asing, kehadiran stimulus tersebut diprediksi juga akan mendorong suruhan asuransi properti pada tahun ini.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Indonesia (AAUI) Dody A. S Dalimuthe memperkirakan, kebijakan stimulus itu akan berdampak pada industri asuransi pada kuartal II-2021 setelah kebijakan itu valid.

“Pada prinsipnya kegiatan ekonomi akan berdampak kepada suruhan asuransi. Dengan stimulus tersebut akan memudahkan akses klub untuk memiliki rumah dan kendaraan. Maka kebutuhan asuransi untuk rumah dan instrumen juga akan mengikuti, ” kata dia, Selasa (6/4).

Yang menjadi menghiraukan bagi perusahaan asuransi bahwa berbagai kebijakan tersebut bisa mendorong daya beli asuransi di masyarakat. Walau begitu, perkembangan asuransi properti bakal tetap mengikuti pembelian properti.

Senada, Aswata selalu menyebut kebijakan stimulus tersebut akan berdampak positif bagi industri asuransi umum. Situasi ini akan memulihkan bisnis properti Aswata yang turun 7% yoy per Februari 2021.

Guna mengantisipasi penurunan lebih besar, perusahaan telah menyiapkan berbagai strategi. Salah satunya menambah saluran pemasaran baru untuk meningkatkan premi asuransi dari pemegang polis.

“Kami jika kembangkan bisnis properti sebab kanal distribusi baru bagaikan broker dan agen, ” kata Presiden Direktur Aswata Christian Wirawan Wanandi.

Baca Selalu: Asuransi Udara Proteksi luncurkan ACP Health Mobile Services

Sebaliknya, Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia (ACPI) menyebut kebijakan stimulus itu belum berdampak signifikan pada industri. Apalagi, stimulus tersebut belum bisa dirasakan hanya dalam waktu 1- dua bulan ke depan.

Namun ia tetap meminta perekonomian bisa bergerak jadi daya beli masyarakat menimbrung terkerek. Hingga saat ini, asuransi properti atau kebakaran mencatatkan pertumbuhan hingga 200% yoy per Februari 2021.

“Asuransi kebakaran terbang karena kami menambah saluran pemasaran melalui broker dan bank, ” ungkap Wakil Direktur Utama ACPI Nicolaus Prawiro.

Hingga Februari 2021, asuransi properti baru menyumbang porsi 6% sebab bisnis perusahaan karena sedang awal tahun. Sedangkan sepanjang 2020, bisnis asuransi tersebut menyumbang porsi hingga 60%.

Berdasarkan data AAUI, industri asuransi umum mengagendakan pertumbuhan premi asuransi kekayaan hingga 0, 8% yoy menjadi Rp 21, 03 triliun pada 2020. Lini bisnis ini menyumbang porsi paling besar bagi pabrik yakni 27, 3%. Menyusul asuransi kendaraan, asuransi rekognisi, asuransi jiwa dan kesehatan.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Kamu akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, ada voucer gratis senilai derma yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –> <! — prev ivs script

gong9deng –>
<! —

ASURANSI

gong9deng –>