Elok rasanya, ini manfaat talas ungu untuk kesehatan tubuh
Posted in: Info

Elok rasanya, ini manfaat talas ungu untuk kesehatan tubuh

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Talas ungu, salah satu umbi-umbian yang cukup populer di tanah air. Berikut manfaat talas ungu untuk kesehatan.    

Talas ungu bukan makanan dengan asing bagi orang Indonesia. Olahannya pun tak hanya dikonsumsi sesudah direbus saja, tapi menjadi banyak menu makanan dan minuman dengan nama “taro”.  

Baca Selalu: Ini manfaat penggunaan bawang bombai untuk kesehatan

Rasa talas ungu manis dengan tekstur seperti kentang. Kelebihannya lagi, talas ungu adalah sumber serat dan nutrisi yang bermanfaat.  

Dalam 132 rencana atau satu cangkir talas ungu, kandungan nutrisinya adalah:

  • Serat: 6, 7 gram 
  • Mangan: 30% AKG 
  • Vitamin B6: 22% AKG 
  • Vitamin E: 19% AKG 
  • Potasium: 18% AKG 
  • Vitamin C: 11% AKG 
  • Fosfor: 10% AKG 
  • Magnesium: 10% AKG 

Dengan kandungan nutrisi seperti di atas, artinya mengonsumsi talas ungu bisa menjadi sumber serat, potasium, dan magnesium. Tak hanya itu, talas ungu dengan kaya akan serat juga mewujudkan rasa kenyang lebih lama & siapa tahu pilihan menu sarapan.  

Manfaat talas ungu untuk kesehatan 

Beberapa manfaat talas ungu buat kesehatan di antaranya:  

1. Mengendalikan kadar gula darah 

Meskipun talas ungu termasuk dalam sayuran pati, karbohidratnya bermanfaat dalam mengendalikan kadar gula darah karena mengandung serat dan resistant starch yang baik untuk pencernaan.  

Selain itu, sendat juga merupakan jenis karbohidrat dengan tidak terserap sehingga tidak berpengaruh pada kadar gula darah.  

Menurut penelitian, konsumsi 42 gram serat per hari dapat menyandarkan kadar gula darah hingga 10 mg/dl pada penderita diabetes jenis 2. Dengan demikian, talas ungu bisa jadi pilihan karbohidrat yang tetap aman untuk kadar gula darah.  

2. Mengurangi risiko penyakit jantung 

Masih berkat kandungan seratnya yang unik, talas ungu bisa menghalangi seseorang terkena penyakit jantung. Dalam sebuah riset, tambahan 10 gram serat per hari bisa menyandarkan risiko seseorang meninggal akibat penyakit jantung hingga 17%.  

Terlebih, talas ungu mengandung lebih daripada 6 gram serat per sajian 132 gram, dua kali ganda dari kentang. Karbohidrat resistant starch dalam talas ungu juga menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.  

3. Kandungan antikanker 

Talas ungu mengandung polifenol yang bisa mengurangi risiko seseorang menderita kanker. Jenis polifenol di dalam talas ungu adalah quercetin, cocok seperti yang ada di bahan apel, teh, dan bawang.  

Dalam uji laboratorium, quercetin bisa membunuh sel kanker dan menghalangi berkembangnya sel kanker tertentu.  

Tak hanya itu, talas ungu juga mengandung antioksidan yang menangani tubuh dari kerusakan akibat zat radikal bebas, termasuk menyebabkan kanker. Penelitian tentang keterkaitan hal itu masih terus berlangsung.  

4. Membantu turunkan berat badan 

Talas ungu pula bisa jadi pilihan bagi yang sedang menjalani diet untuk menyentuh berat badan ideal. Menurut penelitian, orang yang banyak mengonsumsi serat akan memiliki berat badan serta lemak tubuh lebih rendah.  

Alasannya, serat membuat proses hancur lebih lama dan orang menjadi lebih kenyang. Dengan demikian, kala seseorang merasa kenyang lebih periode maka risiko terlalu banyak menggunakan kalori pun berkurang.  

Selain itu, ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen dengan kandungan 24 gram resistant starch akan mengonsumsi kalori 6% lebih sedikit.
 
5. Baik buat pencernaan 

Masih anugerah kandungan seratnya, talas ungu jalan untuk sistem pencernaan. Ketika awak tidak menyerap karbohidrat dari talas ungu karena sifatnya yang resistant starch, makanan ini bisa tepat ke usus besar dan memberi asupan bagi bakteri baik dalam pencernaan.  

Ketika bakteri elok ini melakukan fermentasi serat talas ungu, akan terbentuk rantai asam lemak pendek yang menutrisi penghalang usus agar tetap sehat. Peristiwa ini juga bisa mencegah seseorang menderita penyakit radang usus tenggat kanker usus.  

Talas ungu mudah diolah Dengan berbagai khasiat talas ungu untuk kesehatan, sayang sekali jika melewatkan karbohidrat mulia ini. Terlebih, talas ungu mudah-mudahan ditemukan dan diolah.  

Bisa menjadi olahan minuman, roti, kue, kripik, atau dicampur dalam sup. Namun ingat talas ungu harus diolah hingga matang sebelum dikonsumsi.  

Jika masih mentah, ada kandungan protease dan oxalate, maujud kimia yang bisa menyebabkan impresi terbakar di mulut. Lewat jalan masak, substansi ini tidak teristimewa aktif. (Wisnubrata) 

Membaca Juga: Wow! Ini 10 manfaat alpukat untuk kesehatan

 

Tulisan ini telah tayang di Kompas. com dengan judul “Lebih Berserat dari Kentang, Jangan Lewatkan Kebaikan Talas Ungu”

<! —

gong2deng –>

Editor: Tri Sulistiowati

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;