Posted in: Info

Kampil Dhuafa siapkan penanaman 1. 000 hektar sawah produktif

Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Mengembangkan sumber daya pangan untuk kebutuhan pokok kelompok, perlu kolaborasi besar yang bergaya saing kuat. Kemudian dapat juga mendukung pengembangan potensi masyarakat pesantren di pedesaan. Dompet Dhuafa menggunakan Social Trust Fund (STF) bersama-sama OK Oce dan Pondok Pondok Alam (PPA) Al Muhtadin, membikin sinergi Ketahanan Pangan di Daerah Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (14/8)

Optimalisasi potensi lokal di rangka antisipasi pandemi berkepanjangan serta kemerdekaan pangan, menjadi konsen tinggi Dompet Dhuafa  yang terus dibangun. Setelah berhasil menggelar panen pertama dari hasil para petani arahan Dompet Dhuafa dan para santri yang ditanam di sawah irigasi seluas 50 hektar.  

Baca Juga: Tahun depan, program PEN menetar enam sektor, ini rincian anggarannya

Selanjutnya, Kampil Dhuafa akan mempersiapkan perluasan ladang irigasi pertanian menjadi 1. 000 hektar. Upaya tersebut untuk mengangkat dan mendorong terciptanya usaha-usaha dengan mengarah pada pengembangan potensi ekonomi ketahanan pangan berbasis masyarakat pondok.

“Program tersebut merupakan salah mulia solusi dari Dompet Dhuafa buat mengatasi dan mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 yang belum juga usai serta menumbuhkan kemerdekaan pangan. Awak mengembangkan program ketahanan pangan berbasis pesantren, bertujuan agar warga, pesantren dan tokoh masyarakat dapat berjalan sama dengan pemerintah daerah, dalam membangun ketahanan pangan, ” ucap Guntur Subagja, Direktur Social Enterprise Kampil Dhuafa dalam keterangannya, Sabtu (15/8).  

Nasyith Majidi selaku Ketua Yayasan DDR menambahkan pertanian menjelma salah satu objek vital yang kala diperbincangkan. Mengingat pertanian sendiri ialah aset pangan nasional bagi kesejahteraan bangsa Indonesia. “Maka, Dompet Dhuafa melalui STF, menjalin kolaborasi besar yang berdaya saing kuat. Agar tercipta peluang-peluang kemakmuran bagi petani, ” ungkapnya.

“Kemudian juga membentuk perubahan hidup bagi masyarakat daerah melalui upaya pemberdayaan secara komprehensif dari potensi lokal sosial umum, potensi alam, sistem ekonomi serta potensi pendukung ekonomi. Sehingga tercipta kesejahteraan yang berkesinambungan bagi bangsa desa, ” lanjut dia.

Baca Juga: Ini enam rencana strategis alokasi belanja non-kementerian dan lembaga tarikh 2021

Dompet Dhuafa terus mengembangkan ekonomi kerakyatan yang memiliki dampak sosial mulia. Di Sektor ekonomi menjadi sentra berpengaruh dalam menunjang kesejahteraan asosiasi, khususnya dalam hal kedaulatan pangan.  

Melalui Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) sebagai off-taker produk buatan pertanian, merupakan salah satu poin penting Dompet Dhuafa dalam memberikan dukungan berupa modal, pembelian buatan dan menawarkan hasilnya ke rekan. Termasuk dalam pengembangan yang  menumpukan antara sosial enterprise dengan dana sosial.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih pada perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa dimanfaatkan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong15deng –>
KETAHANAN BERTABUR

gong15deng –>