Perlu para ibu ketahui, ini pemantauan kesehatan bayi baru lahir
Posted in: Info

Perlu para ibu ketahui, ini pemantauan kesehatan bayi baru lahir

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

KONTAN. CO. ID –  Kesehatan bayi terutama yang baru lahir perlu orangtua menghormati dengan seksama.   Pada usia 0-28 hari, orangtua perlu menanggapi kesehatan bayi. Bayi yang baru lahir rentan terjangkit penyakit.  

Bagi orangtua baru, mungkin Anda masih bingung mengenali ciri-ciri budak sehat dan tidak. Karenanya, penting untuk mengetahui dan memantau kesehatan bayi baru lahir.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes)  memberikan pedoman lengkap tentang ciri-ciri hingga cara merawat bayi. Pedoman tersebut tersusun rapih dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).  

Simak pemantauan kesehatan bayi segar lahir berikut yang dihimpun sejak Buku KIA tahun 2020 arah anak dari Kemenkes:

Menangkap Juga:   Apakah infeksi Covid-19 dapat ditularkan dari ibu ke bayinya?

  • Kulit budak

Kondisi kesehatan budak yang baru lahir, kulit bayi yang sehat akan berwarna abang muda dan bersih.   Namun saat kondisi tidak sehat, kulit berwarna pucat atau biru di dalam tubuh.  

Pada kulit bayi yang tidak sehat terkadang ada bintil berair dan kemerahan. Perhatikan kuning pada bayi. Jika tak ada, berarti bayi dalam masa sehat.

Jika ada, kuning akan hilang dalam 2 minggu. Peristiwa ini muncul antara 24-72 jam pertama. Jumlah bilirubin kurang daripada 15 milligrams/deciliter (mg/dl).  

Di dalam kondisi tidak sehat, kuning di bayi muncul kurang dari 24 jam pertama.   Atau, kondisi ini bisa menetap setelah 2 minggu. Jumlah bilirubin lebih daripada 15 mg/dl.  

Baca Juga: Memahami TTN pada bayi baru jadi

  • Buang air besar dan kecil

Bayi yang sehat biasanya lempar air kecil (BAK) antara 6-8 kali per hari. Buang tirta besar (BAB) pada bayi sehat encer berisi seperti biasa.

Saat kondisi tidak sehat, bayi BAK kurang dari 6 kali sehari dengan air seni pekat serta sedikit.  

Cermati perubahan harmoni dan frekuensi BAB pada budak. BAB bayi yang tidak segar bisa sangat encer atau tak bisa BAB lebih dari 3 kali.

<! —

gong2deng –>

Editor: Tiyas Septiana

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;