Posted in: Info

Sudah ada 51 daerah yang mengajukan pinjaman untuk program PEN, belum ada yang MoU

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Bintang Dewi

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Pemerintah menyiapkan pinjaman daerah untuk rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tengah pandemi virus corona (Covid-19). Total anggaran yang disiapkan sejumlah Rp 10 triliun. Anggaran itu nantinya akan digunakan oleh wilayah dalam melaksanakan program PEN.

“Saat ini jumlahnya (anggaran) Rp 10 triliun untuk tahun 2020, ” ujar Direktur Jenderal Keuangan Wilayah Kementerian Dalam Negeri Mochamad Ardian saat dihubungi Kontan. co. id, Minggu (6/9).

Sementara, daerah yang mengajukan pinjaman cukup banyak. Meski saat ini belum ada daerah yang melakukan Nota Kesepahaman (MoU) dengan pemerintah pusat.

Baca Juga: Bank kebut ekspansi dari dana Perbaikan Ekonomi Nasional (PEN)

“Untuk daerah yang minat sudah 51 pemerintah daerah, namun MoU belum ada, ” sah Ardian.

Sebelumnya Kementerian Keuangan sudah menganggarkan pinjaman ke daerah di rangka program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari Covid-19.  

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti menyebut, permintaan pinjaman dari daerah cukup besar mematok saat ini.

Pinjaman daerah memang bukan sesuatu yang baru. Tetapi, kata Prima, pinjaman daerah dalam rangka PEN tentu memiliki kecil perbedaan dengan pinjaman daerah yang sebelumnya.

Pertama , lantaran segi proses pinjaman daerah dalam rangka PEN memiliki proses dengan lebih longgar alias tidak penuh ketentuan sehingga prosesnya lebih lekas.

Kedua, adanya relaksasi prosedur. Katanya prosedur-prosedur dengan memerlukan suatu persetujuan-persetujuan tertentu pada waktu lebih panjang bakal dipangkas dan dialihkan ke belakang tetapi tetap memprioritaskan untuk daerah dengan eligible.

“Jadi daerah tersebut benar-benar dilihat, apakah memiliki koneksi dengan episentrum penyebaran Covid-19. Misalnya, kalau episentrum penyebaran bertambah, maka daerah-daerah yang berhak juga bertambah, ” lanjutnya.

Ketiga, daerah yang berhak meminjam adalah daerah yang saldo pinjamannya tidak dapat lebih dari 75% dari derma transfer yang diberikan.  

Baca Juga: Sebanyak 37 daerah ajukan pinjaman PEN dengan total Rp 30 triliun

Keempat, daerah yang boleh meminjam harus memiliki GSCR minimal 2, 5.

Lebih lanjut, Prima juga meyakinkan kalau negeri pusat benar-benar mengkaji persyaratan & urgensi pemberian pinjaman sehingga pinjaman memang diberikan pada daerah yang memang membutuhkan bantuan penanganan Covid-19.

 

 

PEMBERIAN, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Kamu akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, ada voucer gratis senilai donasi dengan bisa digunakan berbelanja di LANGSUNG Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

gong9deng –>