Posted in: Info

Tip VI DPR desak pemerintah percepat sosialisasi holding BUMN ua mikro

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID –    JAKARTA . Tip VI DPR mendesak Departemen BUMN untuk segera melangsungkan sosialisasi terhadap pembentukan holding yang melibatkan tiga kongsi BUMN, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani atau PNM.  

Dengan percepatan itu, sinergi ekosistem tersebut sanggup segera terbentuk serta mendatangkan dampak positif bagi karakter UMKM dan ua mikro.

Anggota Komisi VI DPR,   Mukhtaruddin bilang bahwa pembentukan holding tersebut harus diselesaikan tahun ini. Ia beralasan holding ini mampu mendorong pemulihan ekonomi yang terdampak akibat pandemi covid-19.

“Saya mendukung holding ini untuk diimplementasikan. Hanya, sosialisasinya perlu dipercepat, ” ungkap Mukhtaruddin seperti dikutip dari rilis pers, Kamis (1/4).

Baca Juga: DPR: Dasar hukum pembentukan holding ua mikro sudah mencukupi

Ia juga berpendapat bahwa percepatan sosialisasi menetapkan dikebut karena saat ini sudah banyak isu ganjil yang ditangkap salah sebab nasabah. Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa masih banyak karyawan perusahaan bahan anggota holding yang pula belum memahami manfaat daripada holding tersebut.

“Beredar isu yang menyebut suku bunga pembiayaan untuk UMKM dan pelaku usaha ua mikro justru akan bertambah mahal dengan pembentukan holding ini. Ini kan semua mereka bertanya. Maka itu perlu dipercepat disosialisasikan, sehingga semua pihak paham dan senang hati menyambut, ” jelas Mukhtaruddin.

Di dalam rapat kerja Komisi VI DPR sebelumnya, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, menyebutkan banyak manfaat yang hendak didapat dari aksi korporasi ini. Tiko menyebutkan bahwa integrasi ini akan berkecukupan menghadirkan layanan yang lebih luas dan menjangkau pelaku usaha mikro hingga penjuru.

Selain itu, Tiko juga sudah memastikan bahwa tidak akan ada kontraksi jumlah dan manfaat untuk para pegawai akibat pendirian holding tersebut.   “Bahkan, efisiensi serta ekspansi akan membuat profit perusahaan semakin kuat, dan ini mau menambah manfaat bagi para karyawan, ” ujar Tiko saat itu.

Direktur Departemen Pengembangan UMKM & Perlindungan Konsumen Bank Indonesia (BI) Bandoe Widiarto selalu sependapat dengan bilang bahwa rencana pembentukan holding BUMN ua mikro dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM untuk mendapat bantuan pendanaan secara lebih mudah dan murah. Ia menegaskan eksistensi holding ini akan menjelma alternatif sumber pembiayaan untuk pelaku UMKM dan UMi.

“Target tingkat inklusi keuangan di Indonesia cukup besar. Jadi itu (pembentukan holding) berita menggembirakan buat kelompok ua mikro dengan selama ini belum dapatkan pembiayaan karena masalah masalah terkait teknis, ” ujar Bandoe.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berisi dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih pada perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja pada KONTAN Store.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –> <! — prev ivs script

gong9deng –>
<! —

HOLDING BUMN

gong9deng –>